There's where a places of the heir to a metaphysical supply store must come to terms with the existence of modern witches.
-
JUMAT pagi itu adalah musim gugur di bulan Oktober, aroma manis dari daun mati yang berguguran, bakteri dan jamur mulai mencerna karbohidrat dan gula yang tersisa di dalam daun tersebut mengalami proses pembusukan yang melepaskan senyawa organik volatil dan memberikan aroma manis sekaligus musky yang tajam di udara. Selayaknya tanah basah bahkan sangat menusuk pada penciuman sensitif seseorang.
Mungkin jika mereka tinggal di rumah aroma kayu kering yang rontok dan sisa-sisa pembakaran kayu dari perapian rumah yang mulai dinyalakan akan tercium kentara. Tidak dengan sebuah toko pasoka metafisika, mereka menggunakan penghangat ruangan. Dengan aroma dupa yang khas, tetap terasa seperti mereka akan memanggil para roh dari dunia bawah, itu karena kualitas barang yang buruk seperti penggunaan bahan sintetis atau bahan kimia.
Gadis itu mengernyit, dia menatap tidak suka ke arah penyangga dupa porselen di dekat meja kasirnya. Itu mengganggu permainannya, Lục Amani Delgado Rhodes mengabsen sepanjang harinya dengan Sonic the Hedgehog, seri game video tahun 1991 yang hampir tak luput di antara pelanggannya ketika keluar-masuk ke tokonya. Tidak memandang monitornya akan panas atau mengalami konsleting listrik. Harusnya dia memilih aroma dengan tanaman absin, atau lebih dikenal dengan nama Wormwood. Hidungnya akan bernapas dengan benar jika dia mencium aroma semak yang memiliki ciri khas berupa warna perak kehijauan walau aromanya sangat kuat.
Suara radio di plafon sudut toko yang sedang membicarakan berita harian terkini. Seperti, saluran radio WBZ NewsRadio 1030 secara rutin menyiarkan kabar terkini operasional penutupan jalan. Walikota Dominick Pangallo mengumumkan penutupan jalan besar-besaran di pusat kota, terutama pada akhir pekan, dan mendesak wisatawan untuk menggunakan transportasi umum karena parkir yang sangat terbatas. Itu topik hangat bulan ini, pemerintahan telah mengesahkan beberapa peraturan untuk keselamatan pengendara. Mengantisipasi bilamana adanya parade kota.
Dia hampir lupa kadang kala ada sebuah kondisi dimana adanya badai ketika petang tiba menjelang festival atau beberapa kemungkinan angin kencang disertai badai petir. Karena ini adalah musim gugur, lalu ketika buku jarinya berniat meraih penyangga dupa porselen dan membuang dupa mengganggu tersebut. Seseorang membuka pintu masuk, suara lonceng kuningan yang terdengar nyaring dan tanda buka berayun menandakan keberadaan seseorang tiba.
Dia tidak benar-benar peduli, Amani terhanyut dengan beberapa batang dupa yang telah dia buang ke tong sampah. Hingga tidak menyadari seorang pria telah berdiri cukup lama di meja kasir, kuku jarinya yang mengetuk meja dengan bahan kayu jati berpelitur, membuat gadis itu sedikit mendongak. Pria dengan kumis tipis dan tambahan janggut halus yang terlihat selalu dia rawat baik itu membuatnya nampak maskulin. Bibir penuhnya yang merah pekat tersenyum untuk sebuah keramah-tamahan.
Surai afro hitam legam pria tersebut terlihat sangat melengkapi kulit eksotis khasnya. Dengan tubuh tinggi semampai, sekitar 6 kaki 6 inci, tatapan sayu yang mencurigakan melibatkan rasa waspada Amani. Beberapa pelanggan wanita yang terlihat baru masuk sesekali mengerling, bisikan mereka terdengar seperti kerumunan remaja yang membicarakan para primadona sekolahnya. Perseptif sederhananya, pria tersebut terlihat sangat kasual dengan setelan celana bahan krem dan jaket hitam polos dipadu sepatu boots kulit. Dia sangat nyaman dengan ransel kecil di punggungnya, terutama headset yang menyangkut diantara daun telinganya.
“Warna rambut yang cantik,” tuturnya dengan pujian. Gadis itu hampir lupa dari alam bawah sadarnya, setelah mendengar dari beberapa wanita di sudut mesin penjual otomatis sedang membicarakan pria berdarah Puerto Rico yang sangat sensual. Dia mungkin selalu bosan dengan warna rambut menyala, dan ibunya Kim Rhodes, selalu mengatakan jika sebentar lagi dia akan mengalami kebotakan. Kali ini dia membawa warna biru langit keabuan, dia memangkasnya tepat sebahu dan itu cukup kontras dengan kulit pucatnya.
“Oh! Strawther? Maaf, putriku sedikit kasar.” pekik Kim merasa antusias, dia sedikit melotot ke arah putrinya dan menepuk pinggangnya agar bersikap sedikit sopan.
Dia mengabaikan keberadaan surat permohonan jabatan itu tergeletak tidak berguna di atas meja kasir. Membiarkan tangan pria itu menggantung adalah sikap kurang bermoral bagi Kim. Dia meminta putrinya untuk berjabat tangan dan Amani merasakan gelombang aneh diantara kulit kasar Julian Lee Strawther-Cordero yang maskulin. Tatapan matanya memperhatikan tautan tangan mereka dengan sayu. Membuat dadanya berdesir, rasanya telinganya mulai mendidih.
Itu cukup membuat Amani menarik tangannya dan menyelipkan tangannya diantara saku overall denim biru pudarnya. Pria itu terkekeh, dia kembali menatap Kim setelah wanita itu membuka surat permohonan jabatannya yang dibaca dengan teliti. “Kau bisa berangkat besok, terkadang kau bisa memakai celemek kusam itu juga, keberatan?” itu posisi kasir dan Amani sedikit mengernyit. Dia lupa mengganti dupanya dan ini semakin menyebalkan ketika posisinya hampir diambil alih.
Lagi pula tidak ada untungnya seorang Ilmuwan Sains memperebutkan posisi seperti kasir sedangkan dia bisa berada di Salem Hospital Blood Draw Lab yang terletak di jalanan 57 Highland Avenue. “Aku tidak ingin kalian satu-satunya pekerjaku bergumul dan membuat pelanggan terganggu. Jadi, akurlah.” dan ini hanya toko warisan temannya. Ibunya terlalu menghargai penyihir modern tersebut dan memaksa putrinya menjadi seorang penjaga mesin kasir.
Itu akan sedikit menyenangkan, Kim membawa Julian masuk ke ruangan rapat. Pria itu sempat berhenti sebelum benar-benar meninggalkan meja kasir, dia menoleh dan tersenyum ke arah Amani dengan pandangan sayunya. Ada sebuah percikan asing yang terasa membuat perutnya mual, seperti asam lambungnya akan naik ke kerongkongannya, dan itu mengganggunya.
▪▪▪
Glossary; 6 kaki 6 inci sama dengan 1,98 meter.

Strawther keknya menggodabeut
BalasHapus